Jl. Pakem Kalasan, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, 55571 | +6281804263338
Permasalahan Hama Kutu Kebul dan Cara Membasminya

Permasalahan Hama Kutu Kebul dan Cara Membasminya

Kutu kebul menjadi salah satu jenis hama tanaman yang harus diwaspadai oleh para petani. Adapun pengertian hama sendiri adalah organisme yang mengganggu dan bisa merugikan petani karena menghambat perkembangan tanaman. Tidak jarang petani dirugikan akibat hama yang menyebabkan gagal panen.

Adapun beberapa jenis tanaman yang diserang oleh hama ini antara lain adalah tanaman pisang, tanaman singkong, tanaman pepaya, tanaman kedelai, tanaman cabai, dan lain sebagainya.

Apa Itu Kutu Kebul

Apa Itu Kutu Kebul

Hama ini memiliki nama latin Bemisia Tabaci yang bersifat polifag atau memiliki banyak jenis tanaman inang. Tidak heran jika jenis hama yang satu ini cukup sulit dkendalikan.

Jenis hama yang satu ini merupakan hama yang merusak tanaman secara langsung. Hama ini akan memakan dan juga menghisap cairan dari tanaman. Tidak terhenti di situ, hama ini juga berpotensi menyebarkan penularan penyakit tanaman akibat virus. Salah satunya adalah Cowpea Mild Mottle Virus atau yang disingkat dengan CMMV.

Serangga dewasa memiliki ukuran antara 1 sampai dengan 1,5 mm yang berwarna putih dan dengan sayap yang jernih ditutupi lapisan lilin bertepung. Jenis serangga ini akan berkumpul di permukaan bawah daun. Jika disentuh, serangga akan beterbangan seperti kebul putih.

Sedangkan telurnya memiliki bentuk yang lonjong serta agak lengkung dengan warna kuning terang. Panjang telur ini hanya berkisar antara 0,2 sampai dengan 0,3 mm. Umumnya, telur dari hama ini akan diletakkan di bagian bawah permukaan daun di pucuk teratas.

Ciri-ciri Tanaman yang Terserang Kutu Kebul

Ciri-ciri Tanaman yang Terserang Kutu Kebul

Ada beberapa gejala ataupun ciri penyerangan dari hama ini terhadap tanaman. Hama ini akan menghisap cairan daun hingga menyebabkan sel-sel dan jaringan daun menjadi rusak. Tidak hanya itu, kutu tamaman ini juga menghasilkan embun madu yang memicu tumbuhnya jamur atau cendawan jelaga.

Selalu lakukan pemantauan atau pengecekan secara teratur untuk menghindari penyerangan yang lebih parah dari hama ini.

Cara Mengatasi dan Menanggulangi Hama Kutu Kebul

Cara Mengatasi dan Menanggulangi Hama Kutu Kebul

Bagaimana cara pengendalian jenis hama tanaman yang satu ini? Pembasmian terhadap kutu ini bisa dilakukan dengan beberapa cara yang beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Memanfaatkan insektisida => Caranya adalah dengan menyemprotkan insektisida sampai mengenai bagian bawah daun. Namun, pastikan untuk menggunakan dosis yang tepat dan hindari yang namanya penggunaan secara berlebihan. Karena penggunaan berlebihan justru berpotensi meningkatkan populasi kutu ini dan merusak lingkungan
  • Memanfaatkan predator alami => Predator alami bisa datang dengan sendirinya saat tanaman inang di tanam. Sebagai contoh adalah memanfaatkan tanaman jagung yang dapat mendatangkan musuh alami untuk hama tanaman yang satu ini
  • Membudidayakan tanaman penghalang => Manfaatnya adalah untuk membatasi ruang gerak dari kutu agar tidak berpindah dan menyebar. Dengan adanya tanaman penghalang, maka hama juga tidak akan meluas dan mengganggu budidaya tanaman yang lain

Kutu kebul menjadi salah satu jenis hama pengganggu pada banyak jenis tanaman. Selain menggunakan cara di atas, langkah lain yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hama ini adalah dengan memasang perangkap perekat. Pemasangan perangkap dilakukan untuk menangkap hama ini secara masal.

Salah satu jenis investasi yang cukup menguntungkan dan layak dipertimbangkan adalah inevstasi di bidang pertanian. Jika berminat dengan jenis inevstasi yang satu ini, anda bisa segera menghubungi solusi investasi dan agro bisnis dari solusiagro. Hubungi kami melalui pilihan kontak resmi yang kami sediakan.

Tinggalkan Balasan

Tutup